Jasa Konsultan Pajak dan Accounting Services | Your Tax Solutions

Pengusaha Kena Pajak, Seperti Apa Syarat & Ketentuannya?

Pengusaha Kena Pajak, Seperti Apa Syarat & Ketentuannya? Berdasarkan peraturan pemerintah melalui UU No. 42 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga UU No. 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, disebutkan bahwa Pengusaha Kena Pajak atau PKP, adalah:

pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan Undang-Undang ini.

Peraturan itu mengatur mengenai pengusaha-pengusaha baik perorangan maupun badan usaha, yang memiliki penghasilan bruto atau akan memiliki penghasilan bruto sebesar minimal 600 juta rupiah dalam bulan berjalan ditetapkan sebagai Pengusaha Kena Pajak. Ini berarti jika usaha anda telah mencapai angka minimal tersebut, maka usaha anda wajib didaftarkan ke pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di tempat usaha anda berada agar mendapatkan nomor pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP).

Setelah anda mendapatkan nomor pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP), maka harga barang dan atau jasa yang anda berikan ke pada para pelanggan anda akan menyertakan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10 % dari harga barang dan jasa tersebut. Ilustrasinya, misalkan harga transaksi yang anda berikan kepada pelanggan anda adalah 100 ribu rupiah, maka pelanggan anda memiliki kewajiban untuk menambah PPN sebesar 10 ribu rupiah di dalam tagihan pembayarannya atas barang yang dibelinya tersebut.

Nah, dari ilustrasi transaksi di atas, maka yang harus dilakukan oleh badan usaha anda selanjutnya adalah membuat faktur pajak atas barang yang telah dibayarkan PPN-nya oleh pelanggan anda itu. Untuk selanjutnya PPN yang telah dibayarkan itu akan disetorkan ke kas negara pada bulan berikutnya.

Apakah perlu mendaftarkan perusahaan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP)? Ya, tentu saja. Karena itu kewajiban anda sebagai warga negara Indonesia. Dan sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa jika usaha anda telah mencapai penghasilan bruto sebesar 600 juta rupiah dalam bulan berjalan atau sebesar 4,8 miliyar rupiah dalam tahun berjalan, maka anda wajib mendaftarkan diri sebagai Pengusaha Kena Pajak atau PKP agar di data oleh KPP. Namun jika penghasilan bruto anda belum atau tidak mencapai angka tersebut maka anda tidak perlu mendaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak.

Atau jika ternyata pada bulan berikutnya, penghasilan bruto anda turun dan tidak mencapai 600 juta rupiah, maka anda boleh mengajukan diri untuk mencabut nomor pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP) anda ke pada instansi yang berwenang, dalam hal ini adalah KPP.

Untuk lebih jelasnya konsultasikan pajak badan usaha anda kepada jasa konsultan pajak terpercaya dan telah berpengalaman seperti Samco Pajak.

=====================================================================
Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak, gunakan company directory dibawah ini untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami sebagai penyedia Jasa Konsultan Pajak di Jakarta akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

SAMCO Jasa Konsultan Pajak Jakarta

Jl. Suryopranoto No. 2 Harmoni Plaza Blok K/3 Utara. Jakarta Pusat
Phone          : 0818625247
Mobile         : 081319863888
PIN BB        : 7D239344
Email           : setiawan@samcopajak.com | samco@samcopajak.com
Website       : www.samcopajak.com

Jasa Konsultan Pajak, Konsultan Pajak, Jasa Konsultan Pajak Jakarta, Konsultan Pajak Jakarta

Setiawan

View more posts from this author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *